Gubernur Beri Penghargaan Pada Para Penjaga Situs Bersejarah, Makam dan Cagar Budaya Jatim

SURABAYA – Ada yang berbeda di acara halal bihalal di Kantor Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Jatim. Dihadiri Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Wakil Gubernur Jatim, Emil Dardak dan Sekretaris Daerah, Heru Tjahyono diadakan pemberian penghargaan bagi penjaga situs, penjaga makam dan penjaga cagar budaya.

Diberikannya penghargaan ini menurut Gubernur Khofifah adalah sudah sesuai dengan program Jatim Harmoni yang telah dijanjikan ketika kampanye dulu. “Di Jatim Harmoni kita menaruh harapan besar pada para penjaga situs, penjaga makam dan penjaga cagar budaya bahwa kerajaan besar di Indonesia, kerajaan besar di Jawa terutama kerjaan besar di Jatim harus kita jaga,” tegas Khofifah Selasa (11/6/2019).

Lebih dari itu, lanjut Khofifah, dalam Jatim Harmoni ada tunjangan untuk penjaga situs, penjaga makam dan penjaga cagar budaya. “Namun di acara ini juga adalah untuk harmonisasi Aparatur Sipil Negara di lingkungan Pemprov Jatim,” lanjut Gubernur wanita pertama di Jatim ini.

Besaran tunjangan yang diberikan pemprov Jatim untuk para penjaga situs, makam dan cagar budaya ini adalah 350 ribu per bulan per orang. “Namun hari ini adalah momen istimewa karena dipanggil oleh Ibu Gubernur dan bisa berinteraksi langsung dengan Ibu Gubernur,” kata Kepala Disbudpar Sinarto. Menurut Sinarto tunjangan tersebut sudah berlangsung lama bahkan lebih dari 10 tahun.

Lebih lanjut Khofifah menegaskan untuk merawat seluruh cagar budaya ini harus disiapkan Digital Information Tecnology (IT) nya. “Tapi untuk menjangkau cagar buadaya seluruh Jatim siapa yang sanggup, siapa yang mau menjadi guide-nya, maka dari itu mulai sekarang harus sudah disiapkan di titik-titik mana saja supaya anak-anak sekolah bisa mengenali peradaban manusia Jawa Timur,” tegas Khofifah.

Khofifah juga menambahkan bahwa perjuangan para Walisongo tidak dengan senjata, tidak dengan kekerasan akan tetapi dengan budaya. “Maka dari itu di program Jatim Harmoni ada nilai-nilai yang perlu ditanamkan pada generasi muda berkaitan dengan cagar budaya yang ada di Jatim,” pungkas Khofifah. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here