Andre Hehanusa Gelar Sepak Bola Friendly Match Maluku Satu Surabaya

SURABAYA – Sepak bola menjadi penyatu di tengah perbedaan suku dan agama di Kota Surabaya. Meski berbeda, melalui olahraga yang paling banyak digemari masyarakat ini membuktikan bahwa bukan gangguan untuk menjaga kerukunan dan kebersamaan. Disamping itu, juga membiasakan pola hidup sehat dan mempererat silaturahmi.

Atas dasar itulah, Friendly Match “Maluku Satu Surabaya” yang bakal digelar di Stadion Tambaksari Surabaya pada Jumat (12//4/2019) ini dipastikan meriah. Pasalnya, pemain kulit bundar yang pernah bersinar ini bakal dipertemukan bersama di stadion legendaris di Kota Pahlawan. Seperti Ronald Pieterz, Imran Nahumarury, Imron Lestaluhu, Charles Poetiray, Ricky Poetiray, Rochy Poetiray dan pemain bintang lainnya bakal kembali merumput.

Menariknya, even yang digelar oleh Komite Perekat Persaudaraan Maluku (KPPM) dan Masyarakat Maluku Surabaya (MMS) ini juga menghadirkan Guest star Andre Hehanussa dan Yoppie Latul. Wakil Wali Kota Surabaya Whisnu Sakti Buana juga bakal membuka pertandingan persahabatan ini.

Masyarakat Maluku di Surabaya sangat mendukung segala kegiatan yang bertujuan untuk membentuk jiwa nasionalisme dan semangat persatuan. Melalui pertandingan persahabatan sepak bola ini sebagai salah satu kegiatan positif. “Sebab, di dalam sepak bola sendiri melibatkan banyak orang dan terdapat nilai-nilai sportivitas, soliditas, kerjasama, kekompakan dan hiburan.” Jelas Andre Hehanusa Kamis (11/4/2019).

Kegiatan ini diharapkan dapat menjalin hubungan yang semakin erat bersahabat antara warga Maluku dengan masyarakat Surabaya dan sekitarnya. “Selain itu juga untuk menumbuhkan budaya Indonesia yang kaya akan keberagaman. Dengan disuport langsung oleh Ongen Simatouw, Meity Piris, Jesse Laukon dan Robin The Voice,” Jelas Andre yang juga masju sebgai Caleg DPR RI Dapil 1 Surabaya – Sidoarjo ini.

Konser di Sutos

Ajang untuk anak muda inovatif dan kreatif akan digelar di Surabaya. Pagelaran bertajuk “1 Malam, 3 Cinta dan 5 Cerita” ini akan dihelat di Surabaya Town Square (Sutos) pada Sabtu (12/4/2019) malam. “Nantinya, akan banyak menampilkan lima tokoh bangsa inspiratif seperti Wali Surabaya Tri Rismaharini,” jelas Andre yang ngetop lewat lagu Kuta Bali ini.

Selain itu juga dihadiri tiga musisi dari tiga generasi. Mereka adalah penyanyi dan penulis lagu Rendy Pandugo, penyayi asal Ambon Yoppie Latul hingga penyanyi dan pencipta lagu asal Maluku Andre Hehanussa.

Para tokoh-tokoh tersebut akan menggelorakan semangat persatuan untuk memupuk jiwa nasionalisme dan kebangsaan lewat ajang bergengsi ini. Dengan harapan dapat mempersatukan dan memperkuat rasa nasionalisme yang ada dalam diri anak muda.

Disamping itu juga bertujuan menumbuhkan motivasi kepada masyarkat, khususnya Boyo-Darjo (Surabaya-Sidoarjo). Terlebih arek-arek Suroboyo untuk bisa terus berusaha, bekerja, berkarya dan meraih prestasi di masa emasnya.

Pagelaran yang mayoritas anak muda ini-pun bisa membuka jaringan kreatifitas anak muda Boyo-Darjo yang siap bersaing secara sehat. Bahkan, sesuai cita-cita Wali Kota Surabaya untuk menjadikan Surabaya sebagai kota kreatif pertama di Indonesia.

Andre Hehanussa selaku pemrakarsa dan penggerak acara ini mengatakan acara ini digagas oleh penyanyi-musisi dan Penasehat Inovasi dan Kreatif yakni Jesse Laukon. Kedua tokoh ini menyakini bahwa karakter arek-arek Boyo-Darjo memiliki kepribadian yang kreatif dan berjiwa sosial yang tinggi.

Atas dasar itulah, pagelaran bergengsi di Surabaya menjadi tepat lantaran sebuah media atau wadah telah disiapkan untuk menjawab tantangan kedepan bisa menjadi tuan dan nyoya di negeri sendiri. 1 Malam, 3 Cinta dan 5 Cerita ini juga bisa menjadi motor menyalurkan keahliannya masing-masing. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here